Aku ingin melihat bintang.
Aku ingin bisa membaca peta langit.
Aku cinta alam, aku ingin menyatu dengannya.
Aku ingin tantangan.
Aku ingin petualangan.
Aku ingin IND0NESIAku sehat.
Ingin mengontrol makanan yang masuk di negeri tercinta.
Aku ingin generasi yang sehat.
Aku ingin berbakti kepada Abi dan Umi.
Aku ingin jadi seorang yang berguna.
Aku ingin mencintai, tulus.
Aku ingin mencintai, setia.
Aku ingin mencintai, sepenuh hati.
Aku ingin bertemu dengan 'araiku'.
Aku ingin dekat dan selalu bersama dengan orang yang bisa bercerita banyak.
Aku ingin seseorang yang obyektif, sabar, melindungi......
Aku ingin seseorang yang sayang, yang direstui.
Aku ingin sukses di sini.
Aku ingin aku ingin aku ingin.......
Bismillaahirrahmaanirrahiim.....
Ku ukir ini supaya ku tak lupa tujuanku.
this blog is inspired by the dialogues. just think to make it more useful, developing writer's writing. follow it . . . ;)
Desember 29, 2009
Desember 19, 2009
hey....hey......hey!!!! stop it!!!!
hmmm..............
mengamati sekitar.
memang penting.
tapi kalau dalam porsi yang terlalu banyak,
bukan mengamati namanya.....tapi MASUK!!
yayayayaya..........
d'problem is......
cara mengatur porsi.
"ketika kamu mengamati, TETAPLAH BERPIKIR TENTANG AKU!
tapi jangan tinggalkan perasaan yang bisa membantumu 'membaca'
ketika kamu mengamati, TAK PERLULAH TERLALU DALAM SAMPAI MENGUNGIT OBSESI ATAU KESEDIHANMU!
cukupkan dan fokuskan pada apa yang ingin kamu ketahui
ketika kamu mengamati, BERUSAHALAH SELALU UNTUK MENJADI OBYEKTIF!
JANGAN TERLALU CEPAT BERKOMENTAR! tapi janganlah kau bungkam"
kebingungan itu karena kamu masuk terlalu dalam.
ingatlah! kau punya cara sendiri
kau hanya butuh referensi,
bukan bahan contekan!
kamu tau, kamu bisa berpikir!
fokuskan setiap langkah pada mimpi!
fokus!!!
tak perlu lagi kau bingung.
jalani apa yang telah kau putuskan.
percaya! itu benar.....
tapi jangan menutup mata hati
dan terus, selalu......berdoalah!!!!
hanya DIA peganganmu.........
mengamati sekitar.
memang penting.
tapi kalau dalam porsi yang terlalu banyak,
bukan mengamati namanya.....tapi MASUK!!
yayayayaya..........
d'problem is......
cara mengatur porsi.
"ketika kamu mengamati, TETAPLAH BERPIKIR TENTANG AKU!
tapi jangan tinggalkan perasaan yang bisa membantumu 'membaca'
ketika kamu mengamati, TAK PERLULAH TERLALU DALAM SAMPAI MENGUNGIT OBSESI ATAU KESEDIHANMU!
cukupkan dan fokuskan pada apa yang ingin kamu ketahui
ketika kamu mengamati, BERUSAHALAH SELALU UNTUK MENJADI OBYEKTIF!
JANGAN TERLALU CEPAT BERKOMENTAR! tapi janganlah kau bungkam"
kebingungan itu karena kamu masuk terlalu dalam.
ingatlah! kau punya cara sendiri
kau hanya butuh referensi,
bukan bahan contekan!
kamu tau, kamu bisa berpikir!
fokuskan setiap langkah pada mimpi!
fokus!!!
tak perlu lagi kau bingung.
jalani apa yang telah kau putuskan.
percaya! itu benar.....
tapi jangan menutup mata hati
dan terus, selalu......berdoalah!!!!
hanya DIA peganganmu.........
November 08, 2009
Apa ini, Kauand????
Ku tlah lakukan kesalahan. Tk perlu kuulang dan kukatakan, ku hanya ingin memperbaikinya. Bagaimana??? Ku tak tahu.... Mungkin, kuharus selesaikan ini dan persiapkan diri untuk senuah karma yang menungguku. AKU......harus kuat. Tak apa..... Ku hanya ingin menebarkan kebaikan dan kebaikan. Meski yang kudapat tak seindah yang kuberi, aku tahu itu karena kebodohanku!
Tak apa, sudah....
Aku ingin mengakhiri ini, secepatnya!
Aku ingin diriku percaya bahwa di depan sana masih banyak masa depan yang indah, yang disiapkan-Nya untukku. Aku hanya belum bisa membuka pikiranku.....
Saat ku lihat teman-teman dan sahabataku...... Aku terperanjat! Aku senang dan bahagia.... Mereka t'lah temukan kebahagiaan masing-masing. Dan bagaimana denganku? Aku masih di sini, sama dengan empat tahun yang lalu. Dengan kisah ini, yang menjerat langkah-langkahku.....
Aku sungguh tak bermaksud membanding-bandingkan. Aku hanya teringat pada sebuah pengorbanan yang telah dilakukan untukku. Pengorbanan yang sungguh tak tergantikan, tak tertandingi oleh siapapun....
Lewat pengorbanan itu, aku hadir.
Lewat mata ini yang melihatnu, Kauand.....aku tersadar. Aku setuju dan tak kuingkari bahwa darah pengorbanan itu mengalir di tubuhku.
Akan kukuatkan hati dan pendirianku. Aku bersumpah! I'll be a stronger girl.... I know, I can!
Aku tak perlu menyesal.....karna tak sempat menangis malam ini di rumah. Aku tak perlu lagi menjadi cengeng! Biar kuteteskan air mata ini hanya ketika kubahagia. Aku tak perlu menyesal karena kebodohanku. Aku tak perlu menyesal karena aku akan bertanggung jawab dan menerima semua. Aku tak perlu menyesal karena aku merasa lemah. Aku tak perlu menyesal karena aku punya Allah. Aku tahu Dia tahu aku.
Tak apa, sudah....
Aku ingin mengakhiri ini, secepatnya!
Aku ingin diriku percaya bahwa di depan sana masih banyak masa depan yang indah, yang disiapkan-Nya untukku. Aku hanya belum bisa membuka pikiranku.....
Saat ku lihat teman-teman dan sahabataku...... Aku terperanjat! Aku senang dan bahagia.... Mereka t'lah temukan kebahagiaan masing-masing. Dan bagaimana denganku? Aku masih di sini, sama dengan empat tahun yang lalu. Dengan kisah ini, yang menjerat langkah-langkahku.....
Aku sungguh tak bermaksud membanding-bandingkan. Aku hanya teringat pada sebuah pengorbanan yang telah dilakukan untukku. Pengorbanan yang sungguh tak tergantikan, tak tertandingi oleh siapapun....
Lewat pengorbanan itu, aku hadir.
Lewat mata ini yang melihatnu, Kauand.....aku tersadar. Aku setuju dan tak kuingkari bahwa darah pengorbanan itu mengalir di tubuhku.
Akan kukuatkan hati dan pendirianku. Aku bersumpah! I'll be a stronger girl.... I know, I can!
Aku tak perlu menyesal.....karna tak sempat menangis malam ini di rumah. Aku tak perlu lagi menjadi cengeng! Biar kuteteskan air mata ini hanya ketika kubahagia. Aku tak perlu menyesal karena kebodohanku. Aku tak perlu menyesal karena aku akan bertanggung jawab dan menerima semua. Aku tak perlu menyesal karena aku merasa lemah. Aku tak perlu menyesal karena aku punya Allah. Aku tahu Dia tahu aku.
Langganan:
Postingan (Atom)